Tercurah Pada Selembar Kertas

Tak lebih seperti geleas yang jatuh dari atas menara, Begitulah adanya….. Langkah gontai  menuju sebuah ruang yang selalu menari bersama khayalan menghiasi hari-hari yang selau merindukan kedamaian dan keindahan, namun hingga detik ini belum tau apakah hanya sekedar khayalan atau cerita dongeng sebelum tidur.
Retak bukan berarti pecah, Genting bukan berarti putus, Tapi seluruh kekuatan mencoba mengindahkan semua khilaf menjadi sebuah keindahan tersendiri. Namun siapa yang mengerti? Dalam Hati jawabnya….
Seperti selembar kertas yang menanti sebuah goresan dari sang pena, apa yang hendak ditulis, apa yang hendak dilukis, apa yang hendak dihiasi, atau dibuang setelah digunakan dan nampak kusut, tapi sekuat karang meskipun itu hanya selembar kertas untuk menerima semua apa yang terjadi. Mungkin inilah hidup yang kita tak tau dimana akhirnya karena setiap kepala pasti berbeda, perbedaan itu menunjukkan kekayaan dan kekuasaan Illahi yang tak cukup selaut tinta untuk menulis tentang Nya.
Biarkan itu mengalir apa adanya, seperti sungai yang jernih selalu mengalir tanpa henti namun kita berhak mengatur koridor kemana dia hendak mengalir.. Semua butuh usaha, butuh doa, keputusan ada dalam tangan Nya, Ikhlas dan tawakkal itu jawabannya, dan kita pasti sadar dan berharap agar Tuhan selalu percaya dan mendengarkan. Be brave….
30.12.12

i_haven__t_given_up_yet_by_emily_white-d5bydeb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s